Senin, 04 September 2017

Puisi ( bisikan rindu )





Lirih bibirku berbisik rindu di telinga

Kata demi kata

Tangisan bersembunyi di belakang pintu

Aku tak sanggup mengelak

Rintihan hati menghembuskan nafas terakhir

Tergeletak tak berdaya

Berlumuran air mata

Rindu ini memaksaku mati rasa

Dengan terbata-bata berkata

aku memujimu

Di antara pelangi-pelangi senja yang tampil sempurna

Lagi dan lagi

Rindu ini menyatu bersama matahari terbenam

Membuka lembaran kertas berdebu






Puisi ( Lagu senja dan rindu )

Pada bait lagu yang sering ku dengar  Selalu saja rindu ini enggan pergi  Untuk sementara waktu  Biarkanlah aku mengingatmu ...