Masalahnya bukan seberapa baik kamu memulainya, tapi seberapa buruk akhir ceritanya, dan yakinkan hatimu sesuatu itu berbeda dari aslinya. Terkadang semua itu berjalan terbalik dari apa yang kamu lihat. Percayalah semua akan sesuai dan tidak sesederhana dari apa yang kamu pikirkan. Setidaknya jalani saja seperti seharusnya, jangan pikirkan sebab dan akibat selagi itu tidak merugikan orang lain, anggap saja itu hanya nyanyian burung yang lewat. Jangan berusaha untuk membuat orang lain terkesan.
Jangan terlalu percaya omongan orang lain yang baru kamu kenal bahkan dia seorang ustad sekalipun, apalagi kalau cuma guru spiritual biasa. Cukup yakin dan percaya sama Tuhan saja sudah cukup. Hiruplah udara lewat hidung jangan lewat mulut, pilihlah nasihat yang perlu demi kebaikanmu, dari sahabat, orang tua, guru-guru disekolah. Karena terkadang orang yang baru kamu kenal hanya mampir sebentar untuk sepiring nasi. Bijaklah dalam memilih, jangan sampai karena kebaikanmu, kamu dapat dibodohi.
" semua nampak baik, tapi pilihlah yang terbaik.
Layaknya menghirup udara, hiruplah lewat hidung
Jangan lewat mulut "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar