Kamis, 12 Oktober 2017

Puisi ( Dalam pusaran kampung kenangan )




Ada saatnya pelangi yang kamu kagumi  tidak lagi merah kuning hijau
Ada kalanya warna-warna itu memudar 
Seiring langit senja yang mulai gelap 
dan matahari tenggelam perlahan
Ku tutup jendala-jendela rumah dan pintu sambil melihat sekitar 
kampung halaman ini sudah banyak berubah 
Setelah sekian lama 
Aku tidak bisa merindukan 
Dan menemukan kedamain di sini 
Kampung yang dulu tempat bermain 
Di penuhi semak belukar dan putri Malu
Topeng-topeng tebal berbeda dari wajah asli mereka 


Malam-malam penuh auman serigala 
Dalam pusaran kampung kenangan 
Suara-suara teriakan dijalanan 
Entah mereka tertelan apa... 
Katanya menelan dalam jumlah banyak
Membuatmu seperti disurga 
Bahkan mereka bisa menciptakan surga 
iya surga.... 
Kampung kenangan diperbatasan kota 
Banyak surga yang aku lewatkan di sini 
Aku hanya akan kembali sesekali jika aku mau 
Bukan jika aku rindu  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi ( Lagu senja dan rindu )

Pada bait lagu yang sering ku dengar  Selalu saja rindu ini enggan pergi  Untuk sementara waktu  Biarkanlah aku mengingatmu ...