Ada saatnya pelangi yang kamu kagumi tidak lagi merah kuning hijau
Ada kalanya warna-warna itu memudar
Seiring langit senja yang mulai gelap
dan matahari tenggelam perlahan
Ku tutup jendala-jendela rumah dan pintu sambil melihat sekitar
kampung halaman ini sudah banyak berubah
Setelah sekian lama
Aku tidak bisa merindukan
Dan menemukan kedamain di sini
Kampung yang dulu tempat bermain
Di penuhi semak belukar dan putri Malu
Topeng-topeng tebal berbeda dari wajah asli mereka
Malam-malam penuh auman serigala
Dalam pusaran kampung kenangan
Suara-suara teriakan dijalanan
Entah mereka tertelan apa...
Katanya menelan dalam jumlah banyak
Membuatmu seperti disurga
Bahkan mereka bisa menciptakan surga
iya surga....
Kampung kenangan diperbatasan kota
Banyak surga yang aku lewatkan di sini
Aku hanya akan kembali sesekali jika aku mau
Bukan jika aku rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar