Selasa, 17 Oktober 2017

Puisi ( gurauan pak tua )




Mengertilah hidupku tidak semanis raut senyum indah yang terlihat
ada cerita yang tidak pernah bisa kalian dengar
ada kisi-kisi yang tak bisa kalian baca
Ada halaman-halaman yang belum tuntas
Ada banyak coretan-coretan yang coba aku perbaiki tanpa kalian tahu
Mengartilah ada banyak cerita yang tidak ingin aku pentaskan
percayalah ini semacam cerita horror yang aku komedikan
untuk tetap berdiri menatap langit yang tenang


Saat masih anak-anak ayahku berkata ;

"Jika suatu hari aku bertumbuh menjadi pria dewasa"
"Ingatlah jangan hitung berapa banyak tembakau yang aku giling
Tapi ingatlah sama Tuhan semesta alam
Menjadi gila itu bukan untuk di pamerkan
Memiliki harta tidak selalu berupa uang
Terkadang kita punya cara tersendiri agar terlihat dan di akui
Dan yang terpenting tentang rasa dari lukanya
bukan tentang besar kecilnya ukuran kepalan tangan"

 Aku menyadari semua itu ketika
mulai mengenal aroma wewangian dan aroma masakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi ( Lagu senja dan rindu )

Pada bait lagu yang sering ku dengar  Selalu saja rindu ini enggan pergi  Untuk sementara waktu  Biarkanlah aku mengingatmu ...