disuatu minggu pagi
matahari menembus jendela tak bertirai
Dengan bermalasan aku bangkit
Ku lihat seorang teman sedang duduk menatap televisi
Acara tercela yang membuat lelucun dengan mencela
dengan wajah masih basah bekas percikan air
secangkir kopi di tangan kiri
dan sebatang rokok menyala di tangan kanan
Secepat bayangan ku raih rokok itu
Ku hisap dengan tiga Kali kepulan asap
Dia menatap sedikit kesal
Lalu merebut rokok yang sisa dua jari orang dewasa
Tak tahu aku sedang lapar katanya ...
seraya mengepulkan asap pekat rokok yang tersisa
Dia bilang sebatang rokok bisa menghilangkan rasa lapar setengah hari
Aku tertawa
Dan bicara...
Ada nasi dingin bekas tadi malam untuk di goreng bersama garam pengganti ikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar