Rabu, 17 Oktober 2018

Puisi ( perempuan dari khayangan )







Di kota ini udara tak lagi sama
Dan terkadang sulit memahami pemikiranku sendiri
Tersenyum melihatmu adalah cara terbaik memulai hari
Walau semua telah usai
Engkau bukanlah tempat ku berdiri
Aku tak akan mati
Mungkin hatiku tak berbentuk lagi
Aku akan mulai melempar dadu dari awal


Malam selalu berhenti
Aku ingin tidur lebih awal dan bangun lebih cepat
Dari angka-angka dadu yang ku lempar
Keberuntungan selalu ada
Hanya perlu memulai
Cerita ini  akan aku mulai pada degupan pertama jantungmu
Aku pasti menemukanmu
Perempuan yang aku sebut dari khayangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi ( Lagu senja dan rindu )

Pada bait lagu yang sering ku dengar  Selalu saja rindu ini enggan pergi  Untuk sementara waktu  Biarkanlah aku mengingatmu ...