Selasa, 14 Maret 2017

Air mata dari semua makna



Sebentar lagi hujan, gelap awan menghitam. Gumpalan air mulai jatuh, aku berdiri menanti turunnya hujan sore itu. Sebentar lagi aku menari, berlari-lari kecil diteras rumah, melompat-lompat lalu berbaring memejamkan mata. Ku rasakan setiap sentuhan air mengenai wajah, ada rasa damai untuk sejenak. Hujan yang tetap sama, dingin dan sejuk. Beberapa saat membuat aku lupa segalanya. Waktu seakan berputar ditempat yang sama, kemudian kembali lagi seperti semula.

Waktu adalah satu satunya didunia ini yang tidak mungkin akan bisa kembali. seberapa beruntungnya aku, tidak akan pernah bisa memutar waktu. Tapi setidaknya ada rasa bahagia ketika bisa mengingat waktu sebelumnya.

Bagiku waktu adalah air mata dari semua makna. Enggan rasanya untuk beranjak dari siraman air hujan, tapi aku harus melanjutkan hidup yang masih bisa Ku jalani. Tetap berjalan meski dengan merangkak, suatu saat akan ada hari dimana aku bisa tertawa lepas. Hari dimana aku bisa hidup bahagia. Berbagi cerita, duduk duduk santai membaca buku atau sekedar berbaring didepan televisi bersama kamu yang memberiku waktu, waktu yang selalu Ku harapan berputar ditempat yang sama.









( waktu adalah bagian dari sebuah cerita yang terbentuk oleh waktu,
   Tempat, siapa, kejadian, dimana, dari waktu itu sendiri )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi ( Lagu senja dan rindu )

Pada bait lagu yang sering ku dengar  Selalu saja rindu ini enggan pergi  Untuk sementara waktu  Biarkanlah aku mengingatmu ...