Jumat, 17 Maret 2017

Suara hatiku




Hidupku sudah cukup terkekang, aku tidak ingin hidupku lebih terkekang lagi dengan rutinitas yang sama sekali tidak Ku suka. Percayalah aku tahu yang aku lakukan. Kalau menurut kamu itu salah tapi tidak dariku, Mungkin itu cuma masalah sudut pandang dari mana kamu melihatnya. Hidupku tidak akan berubah sebelum aku merubahnya. Aku melakukan yang belum pernah aku lakukan sebelumnya. Aku juga pernah bilang jangan membandingkan hidupku dengan orang lain sebagai penyemangat karena itu tidak akan membantu, malah lebih melukai perasaanku sebagai lelaki.

 Aku memang tidak sehebat dan setangguh orang diluar sana yang kamu kagumi. Maaf soal kalau aku tidak bisa memberikan kebahagian dengan cara seperti orang diluar sana yang penuh dengan kejutan hadiah.

Percayalah, hidupmu tetap akan selalu menarik tanpa adanya aku. Hanya saja mungkin kelak kamu merasa akan ada yang kurang. Entah apa, mungkin itu aku. Kamu harus ingat " sesuatu yang telah pergi meskipun kembali, iya tak akan sama lagi. Hidup sudah cukup banyak memberi pelajaran mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang harus diperjuangkan, mana yang harus pertahankan, dan mana yang harus diikhlaskan.

Entahlah, mungkin terlalu banyak kesimpulan yang aku ambil, sesekali aku harus mendengarkan suara hati bukan hanya mendengarkan alunan lagu.
Bunga-bunga yang mulai layu, daun-daun yang mulai berguguran, pohon-pohon yang mulai tumbang perlahan, matahari yang bergeser sedikit demi sedikit tanpa kita sadari.
Kadang suka kepikiran siapa yang mewarnai buah pisang itu kuning. Dan kenapa buaya hidupnya di air, tidak di dinding merayap seperti cicak.

Suara hatiku tidak lagi sama dan sejalan dengan pemikiranku. Aku lebih banyak mengikuti kata hati tanpa berpikir lebih dahulu. Tapi apapun itu, terlepas dari benar atau salah, suara hatiku tetaplah ruang hampa yang tidak bersuara untuk menjelaskan itu semua. Dia hanya muncul disaat aku bimbang. Itu yang aku rasa.

Aku tidak bisa menyimpulkan banyak dari semua yang telah lalu, kata orang, yang terjadi biarlah terjadi, dan yang berlalu biarlah berlalu. Pikirkanlah sesuatu yang lebih baik, lebih matang, rencanakanlah sesuatu yang bisa membuat hidupmu lebih terasa indah, lebih semangat, karena sesuatu tidak akan bisa terjadi apabila kamu hanya menunggu sesuatu untuk terjadi.












(  apapun itu terlepas dari benar atau salah, hidupmu tetaplah hidupmu.
    Lakukanlah yang ingin kamu lakukan
    Karena sesuatu tidak akan terjadi
    Apabila kamu hanya menunggu sesuatu untuk terjadi )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi ( Lagu senja dan rindu )

Pada bait lagu yang sering ku dengar  Selalu saja rindu ini enggan pergi  Untuk sementara waktu  Biarkanlah aku mengingatmu ...