Adalah malam dimana aku menikmati secangkir kopi hitam di temani sedikit kue kering Dan kacang. Dalam lamunan angin malam, indahnya bintang jadi pengalih perhatian. Dikeheningan malam aku merasa ada kedamaian untuk merenungkan sesuatu yang Sudah lama hilang lalu berangan angan. Ingin rasanya menari ditengah jalan tanpa sehelai pakaian, suguhan yang coba aku tawarkan pada Tuhan.
Waktu itu, entah apa yang merasuki otakku, aku tidak bisa membedakan antara bisikan malaikat atau setan?
Dalam lamunan kesendirian yang memaksa aku untuk menggunakan isi perut bukan otak atau hatiku. Karena jika perutku terisi, aku akn mengantuk Dan tertidur.
Sedang duduk seorang pria muda dengan kaos putihnya sambil menghisap dalam-dalam sebatang rokok. Asap pekat mengelilingi kepalanya, Ku lihat ada secangkir kopi hangat. Dia adalah temanku seorang penikmat kopi, dia juga pandai bercerita mimpi tak berujung setiap malam. Dia pria penghayal yang baik, kadang dia suka menahan rasa lapar setengah hari.
Waktu itu kami mencoba merangkai mimpi. Anehnya mimpi itu selalu berakhir pagi dengan suara ayam jantan. Mungkin kami yang salah menghitung putaran jarum jam, pantas saja pagi datang terasa lebih cepat.
Ada kalanya malam terasa sangat panjang di mana saat aku sendirian, aku sangat suka menikmati hari dimalam hari, hanya sekedar untuk merenung Dan memikirkan semua hal yang sudah pernah ku lewati. Malam ini cukup gelap, terlihat jelas bintang-bintang berhamburan, pemandangan yang selalu aku rindukan . moment dimana aku melupakan hal baik Dan buruk kehidupan. Pelangi malam yang ditangguhkan untukku, aku berharap ini sekilas ujian, karena semakin aku percaya, semakin itu ada. Di saat semua orang terlelap dengan mimpi indahnya, disitu aku berusaha untuk tidak tidur Dan mencuri sedikit mimpi mereka, walau aku sadar pelangi tidak akan pernah muncul di malam hari. Tapi aku bisa membuatnya dengan imajinasi atau dengan melukisnya malam ini .
" disaat semua orang terlelap dengan mimpi indahnya, di situ aku berusaha untuk tidak tidur Dan mencuri sedikit mimpi mereka. Walau aku sadar pelangi tak akan pernah muncul dimalam hari"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar